Catat Daftarnya! 10 Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:15:07 WIB
Catat Daftarnya! 10 Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Menjelang musim mudik Lebaran, pemerintah biasanya menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar. 

Lonjakan kendaraan yang terjadi setiap tahun menuntut adanya tambahan kapasitas jalan, terutama di jalur-jalur utama yang menjadi rute favorit pemudik menuju berbagai daerah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka sejumlah ruas tol baru secara fungsional. Meskipun belum beroperasi secara komersial penuh, ruas tol tersebut dinilai sudah cukup aman untuk dilalui kendaraan selama periode tertentu. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Pada mudik Lebaran 2026, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan beberapa ruas tol tambahan yang dapat digunakan sementara oleh masyarakat. Kehadiran jalur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas pemudik di berbagai wilayah Indonesia.

Sepuluh Ruas Tol Fungsional Siap Digunakan Pemudik

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional yang akan dioperasikan selama periode mudik lebaran 2026 dengan total panjang 291,13 kilometer.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan ruas-ruas tersebut tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, hingga Kalimantan dan difungsikan untuk membantu kelancaran arus kendaraan selama masa libur lebaran 2026.

"Selama periode mudik dan balik lebaran 2026 kami juga akan memfungsionalkan kurang lebih 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang kurang lebih 291 km," kata Dody dalam RDP di Komisi V DPR RI.

Ruas tol tersebut dibuka secara fungsional untuk memberikan alternatif jalur perjalanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah.

Daftar Tol Fungsional di Pulau Sumatra

Dalam paparannya, dia merincikan 10 ruas tol fungsional periode lebaran 2026. Di Pulau Sumatra, terdapat tiga ruas tol yang akan difungsikan.

Pertama, Sigli–Banda Aceh sepanjang 24,67 km pada Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) yang dibuka dua jalur untuk semua golongan kendaraan.

Kedua, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang 12,86 km pada Seksi 4 (IC Sinaksak–IC Simpang Panei) yang juga dibuka untuk dua jalur kendaraan.

Ketiga, Palembang–Betung sepanjang 53,2 km yang mencakup Seksi 1 (Kramasan–Gandus), Seksi 2 (Gandus–Sungai Rengas), serta Seksi 3 dan 4 dari Sungai Rengas hingga Pulau Rimau–Pangkalan Balai.

Pembukaan tol fungsional tersebut diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan di wilayah Sumatra yang juga mengalami peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Ruas Tol Fungsional di Pulau Jawa

Kemudian, di Pulau Jawa bagian barat, terdapat tiga ruas tol fungsional, yaitu Serang–Panimbang sepanjang 24,17 km pada Seksi 2 Rangkasbitung–Cileles yang dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus.

Selain itu, Ciawi–Sukabumi sepanjang 4,97 km pada Seksi 3 (Cibadak–Akses Karangtengah) juga dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus.

Kemudian, Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang 52 km yang mencakup Seksi 3 (Setu–Sukaragam), Seksi 4 (Sukaragam–Sukabungah), Seksi 5 (Sukabungah–Kutaneagara), dan Seksi 6 (Kutaneagara–Sadang), yang akan dioperasikan secara fungsional sesuai diskresi kepolisian.

Di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, terdapat dua ruas tol fungsional. Ruas Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo sepanjang 12,23 km pada Seksi 1 Paket 1.2B (Prambanan–Purwomartani) difungsikan satu jalur satu arah untuk kendaraan non-bus saat arus balik Lebaran.

Sementara itu, Yogyakarta–Bawen sepanjang 4,98 km pada Seksi 6 (SS Ambarawa–JC Bawen) dibuka satu jalur satu arah untuk kendaraan golongan I non-bus.

Kehadiran ruas tol tambahan ini diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas pada jalur tol utama di Pulau Jawa yang biasanya dipadati kendaraan pemudik.

Tol Fungsional di Jawa Timur dan Akses IKN

Di Jawa Timur, tol Probolinggo–Banyuwangi sepanjang 49,68 km juga akan difungsikan.

Ruas ini mencakup Seksi 1 (Gending–Kraksaan) hingga Seksi 2 (Kraksaan–Paiton) dengan panjang total 24,08 km yang dibuka untuk dua jalur semua kendaraan, serta Seksi 3 (Paiton–Besuki) sepanjang 25,60 km yang dibuka khusus untuk kendaraan golongan I non-bus.

Selain itu, terdapat akses Tol IKN sepanjang 52,37 km yang terdiri dari beberapa seksi, yakni Seksi 1B (sebagian), Seksi 3A, Seksi 3A-2, Seksi 3B, Seksi 3B-2, Seksi 5A, Seksi 5B, dan Seksi 6A.

Jalur ini difungsikan untuk mengakomodasi kendaraan dari arah Balikpapan menuju Jalan Tol Balikpapan–Samarinda.

Dengan dibukanya sejumlah ruas tol secara fungsional tersebut, pemerintah berharap arus kendaraan selama mudik Lebaran 2026 dapat terdistribusi dengan lebih baik sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman.

Terkini