JAKARTA - Perencanaan ibadah haji yang dulunya identik dengan usia matang kini mulai bergeser.
Di tengah panjangnya daftar tunggu keberangkatan, kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan haji sejak usia muda semakin menguat. Tren inilah yang turut memberi dampak positif terhadap kinerja PT Bank Mega Syariah sepanjang tahun 2025.
Bank Mega Syariah mencatat, meningkatnya minat pendaftaran haji dari kalangan generasi muda berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan bisnis perseroan. Tidak hanya berdampak pada jumlah jamaah yang diberangkatkan, tren ini juga mendorong kenaikan volume tabungan serta perluasan basis nasabah secara keseluruhan.
Kinerja Keuangan Menguat Seiring Bertambahnya Nasabah
Berdasarkan data keuangan perusahaan, volume tabungan Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan lebih dari 8,05 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini berjalan seiring dengan peningkatan jumlah rekening yang tumbuh lebih dari 4,8 persen (yoy).
Direktur Bisnis Bank Mega Syariah, Rasmoro Pramono Aji atau yang akrab disapa Oney, menyampaikan bahwa perseroan semakin dipercaya masyarakat sebagai mitra dalam perencanaan keuangan ibadah.
“Saat ini Bank Mega Syariah semakin menjadi pilihan masyarakat dalam merencanakan keuangan untuk perencanaan haji dan umrah. Di tahun 2025 Bank Mega Syariah memberangkatkan lebih dari 4.400 jamaah haji,” kata Oney.
Pencapaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perseroan dalam menggarap segmen tabungan haji, terutama melalui pendekatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dominasi Milenial dan Gen Z dalam Tabungan Haji
Bank Mega Syariah mencatat adanya pergeseran signifikan dalam profil nasabah tabungan haji. Jika sebelumnya segmen usia matang mendominasi, kini kelompok usia produktif justru menjadi tulang punggung pertumbuhan.
Hingga Desember 2025, kontribusi nasabah muda—yang mencakup anak-anak, Generasi Z, dan Milenial—semakin mendominasi portofolio tabungan haji Bank Mega Syariah. Oney mengungkapkan bahwa kelompok Milenial berusia 29–44 tahun mencatatkan pertumbuhan akuisisi terbesar dengan porsi mencapai 43 persen.
Sementara itu, kelompok Generasi X berusia 44–57 tahun menyusul dengan porsi sebesar 26,5 persen. Menariknya, pertumbuhan dari Generasi Z juga menunjukkan tren yang sangat kuat.
“Kami melihat kesadaran untuk mempersiapkan ibadah haji sejak dini tumbuh sangat pesat. Hingga akhir 2025, pertumbuhan jumlah akuisisi nasabah dari kelompok Gen Z tumbuh 39,1 persen secara tahunan,” ujar Oney.
Fenomena ini menunjukkan perubahan pola pikir masyarakat, di mana perencanaan ibadah jangka panjang kini mulai dilakukan sejak usia muda.
Kemudahan Produk dan Layanan Digital Jadi Kunci
Pertumbuhan minat generasi muda terhadap tabungan haji tidak terlepas dari kemudahan produk dan layanan yang ditawarkan. Bank Mega Syariah menghadirkan Tabungan Haji iB dengan akad mudharabah mutlaqah, bebas biaya administrasi bulanan, serta terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
Integrasi dengan Siskohat memberikan kepastian pendaftaran porsi haji, sehingga nasabah dapat memantau prosesnya secara transparan. Selain itu, kemudahan akses menjadi faktor penting bagi generasi muda yang mengutamakan kepraktisan.
Melalui aplikasi M-Syariah, pembukaan tabungan haji kini dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor cabang. Inovasi ini dinilai mampu menjangkau segmen anak muda yang akrab dengan layanan digital dan menginginkan proses yang cepat serta efisien.
Di tengah waktu tunggu haji yang bisa mencapai puluhan tahun, Bank Mega Syariah juga mengingatkan pentingnya memulai perencanaan sejak dini agar jamaah dapat berangkat dalam kondisi fisik yang lebih prima.
Program Loyalitas Perkuat Hubungan dengan Nasabah
Selain fokus pada pengembangan produk, Bank Mega Syariah juga memperkuat hubungan dengan nasabah melalui berbagai program apresiasi. Salah satunya adalah Program Poin Haji Berkah yang kembali mengumumkan daftar pemenang pada 15 Januari 2026.
Dalam pemilihan acak tahap ketiga, sebanyak 20 nasabah terpilih sebagai pemenang dengan beragam hadiah. Pemenang ditentukan melalui mekanisme pemilihan acak berdasarkan kriteria program, seperti akumulasi poin dan saldo tabungan.
Sebelumnya, Bank Mega Syariah telah menyelenggarakan pemilihan acak tahap pertama dan kedua. Program Poin Haji Berkah ini berlangsung sejak 1 April 2025 hingga 31 Maret 2026 dan masih membuka peluang bagi nasabah untuk mengikuti pemilihan tahap keempat serta satu kali grand prize.
Melalui kombinasi inovasi produk, layanan digital, serta program loyalitas, Bank Mega Syariah optimistis dapat terus mengakselerasi pertumbuhan tabungan haji sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung perencanaan ibadah masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda.