15 Rekomendasi Makanan di Malang yang Wajib Dicoba, Enak & Legendaris!

15 Rekomendasi Makanan di Malang yang Wajib Dicoba, Enak & Legendaris!
rekomendasi makanan di malang

Jakarta - Rekomendasi makanan di Malang jadi panduan tepat buat kamu yang ingin menjelajahi kuliner kota ini. 

Malang menawarkan banyak destinasi populer yang selalu menarik wisatawan. Udara sejuk, pemandangan alam memikat, dan objek wisata ramah keluarga membuat kota ini cocok dijadikan tempat liburan.

Selain berkeliling, menjajal kuliner khas Malang adalah kegiatan yang tak boleh dilewatkan. 

Untuk pengalaman kuliner yang berkesan, sebaiknya kunjungi tempat-tempat makan legendaris dan populer di kota ini. 

Dari jajanan tradisional hingga hidangan modern, setiap sudut Malang punya cita rasa yang unik dan menggoda lidah.

Dengan berbagai pilihan kuliner yang menggugah selera, jangan lupa menjadikan rekomendasi makanan di Malang ini sebagai referensi agar petualangan rasa kamu semakin lengkap dan tak terlupakan.

15 Rekomendasi Makanan di Malang

Jika kamu sedang berencana atau sedang berkunjung ke Jawa Timur, berikut ini rekomendasi makanan di Malang yang wajib dicoba untuk memanjakan lidah.

1. Bakso President

Malang terkenal dengan baksonya yang lezat, dan salah satu yang paling ikonik adalah Bakso President, berdiri sejak 1973. 

Tempatnya unik karena berada di tepi rel kereta, memungkinkan pengunjung menikmati bakso sambil menyaksikan kereta lewat, meski tetap perlu berhati-hati. 

Baksonya disukai karena teksturnya lembut dan kenyal. Pilihan isiannya lengkap, mulai dari bakso biasa, tahu, bakso goreng, pangsit, hingga bakso urat.

Lokasi: Jl. Raya Gempol - Malang No.5, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang

2. Pos Ketan Legenda 1967

Bagi penggemar ketan, Pos Ketan Legenda 1967 menawarkan ketan putih pulen dengan berbagai topping menggoda. 

Versi klasik hanya ketan dengan taburan kelapa parut dan bubuk kacang, namun rasanya tetap nikmat. 

Pilihan lain seperti Ketan Kelapa Ayam Pedas, Ketan Susu Keju, atau Ketan Nangka Gula Merah bisa dicoba sesuai selera. Aslinya berasal dari Batu, tapi cabangnya ada di Malang.

Lokasi: Jl. Soekarno Hatta, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang

3. Pecel Kawi Hj. Musilah

Pecel Kawi Hj. Musilah menghadirkan pecel khas dengan bumbu kacang lebih kental dan cita rasa manis-gurih sedikit pedas. 

Seporsi terdiri dari nasi, kangkung, kacang panjang, tauge, dan kembang turi, dilengkapi tempe goreng dan rempeyek. 

Bumbu kencur menambah aroma khas. Pelanggan bisa menambah lauk seperti telur bacem, bakwan jagung, atau telur ceplok. 

Restoran legendaris ini buka sejak 1975 dan menyediakan menu lain seperti nasi rawon, nasi babat, dan nasi lodeh.

Lokasi: Jl. Kawi Kios No.43B, Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang

4. Warung Lama H. Ridwan

Warung sederhana di Pasar Besar Malang ini punya sejarah panjang sejak 1925. Awalnya berjualan nasi rawon keliling, kini dikelola generasi ketiga, H. Yusuf.

Menu favorit meliputi Sate Komoh Sapi, Sate Usus Sapi, Nasi Rawon, Nasi Gule Daging, dan Nasi Campur. 

Semua disajikan dengan resep keluarga yang kaya cita rasa. Harga terjangkau, porsi memuaskan, dan suasana warung membawa nuansa nostalgia.

Lokasi: Jl. Pasar Besar No.16, Pasar Besar, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang

5. Warung Sate Gebug 1920

Dari luar tampak seperti warung biasa, tetapi bangunannya adalah peninggalan era kolonial Belanda. 

Mulai berdagang sejak 1920, awalnya hanya menjual es, kini fokus pada sate. Generasi ketiga mempertahankan rasa autentik dengan daging berkualitas. 

Sate yang disajikan bisa habis hingga 40 kg per hari, dengan bumbu medok dan daging lembut. Selain sate, tersedia juga rawon, soto, dan sop dengan harga ramah di kantong.

Lokasi: Jl. Jenderal Basuki Rahmat, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang

6. Warung Tahu Lontong Lonceng

Warung yang juga dikenal sebagai Tahu Lontong Panca Budhi ini sudah berdiri sejak 1935. Tempatnya sederhana, tapi cukup untuk mencoba kuliner legendaris Malang. 

Menu yang ditawarkan hanya tiga: Tahu Telor Lontong, Tahu Telor Nasi, dan Tahu Lontong biasa. 

Penyajiannya unik, dengan sambal petis di dasar piring, ditutup lontong dan taburan tahu telur. 

Kombinasi bumbu kacang gurih-manis, sambal petis, dan lembutnya lontong serta tahu membuatnya bikin ketagihan. Harga cukup terjangkau, sekitar Rp15 ribuan.

Lokasi: Jl. R.E. Martadinata, Kotalama, Kec. Kedungkandang, Kota Malang

7. Orem-Orem Khas Arema

Kuliner Malang ini menampilkan potongan tempe disiram kuah santan kental, mirip opor tapi dengan cita rasa berbeda. 

Tempe yang digunakan kadang berupa tempe setengah busuk atau semangit sebagai karakter khasnya. 

Orem-Orem Khas Arema bisa disantap bersama ayam goreng dan sambal. 

Tempat ini sudah beroperasi sejak 1995, dan meski lebih baru dibandingkan kuliner legendaris lainnya, rasanya tetap membuat pengunjung rindu untuk kembali.

Lokasi: Jl. Galunggung No.56f, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang

8. Depot Han Tjwan Sing (HTS)

Depot legendaris ini mulai beroperasi sejak 1927 oleh Han Tjwan Sing, yang awalnya menjual jamu dan kue. 

Onde-onde menjadi menu andalan, termasuk diminati orang Belanda pada masa itu. Saat ini, depot berada di lokasi baru sejak 1988 dan dikelola generasi ketiga. 

Menunya berkembang, seperti Nasi Rawon Merah khas HTS, Nasi Tim Kambing Obat, Es Kelapa Kopyor, serta onde-onde isi kacang hijau dan kacang merah yang menjadi ikon depot.

Lokasi: Jl. DR. Wahidin No.123, Krajan, Kalirejo, Kec. Lawang, Kabupaten Malang

9. Ronde Titoni 1948

Ronde Titoni menawarkan minuman hangat untuk mengusir dinginnya malam di Malang. Awalnya dijual dengan cara pikulan oleh Abdul Hadi pada 1948 di kawasan Pecinan. 

Sejak 1988, warung menempati lokasi tetap dan diteruskan generasi kedua. 

Meski tempatnya sederhana, menu wedangnya beragam: Wedang Ronde, Angsle, Ronde Kering dan Basah, serta camilan seperti Kue Bantal dan Cakwe. Harga terjangkau, cocok untuk hangatkan badan sekaligus kenyang.

Lokasi: Jl. Zainul Arifin No.17, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang

10. Toko Oen

Toko Oen termasuk kuliner legendaris dengan sejarah sejak era kolonial Belanda. Awalnya hanya menjual kue dan es krim, kini menawarkan masakan Indonesia, Belanda, dan Cina. 

Bangunannya mempertahankan arsitektur kolonial khas, memberikan pengalaman makan unik. 

Menu yang menarik antara lain Wienerschnitzel (bistik daging lapis parneer) serta berbagai dessert klasik berupa es krim.

Lokasi: Jl. Jenderal Basuki Rahmat No.5, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang

11. Hok Lay

Salah satu kuliner legendaris di Malang adalah Hok Lay, depot yang terkenal dengan Pangsit Cwiemie dan Lunpia Semarang. 

Menu Lomie-nya juga tak kalah nikmat. Restoran yang sudah buka sejak 1946 ini menghadirkan nuansa jadul dengan lantai ubin kuning dan dekorasi vintage, membuat pengalaman bersantap semakin berkesan. 

Suasana nyaman membuat pengunjung betah berlama-lama.

Lokasi: Jl. KH Ahmad Dahlan No.10, Sukoharjo, Kec. Klojen, Kota Malang

12. Soto Ayam Lombok

Soto Ayam Lombok menjadi salah satu kuliner Malang yang melegenda sejak 1955. Tempat ini dikenal karena rasa sotonya yang konsisten dan kuah kaldunya gurih. 

Meskipun ruang makan tidak terlalu luas, suasana tempo dulu tetap terasa dan nyaman untuk bersantap bersama keluarga. 

Soto ini khas dengan kuah bening, kentang besar, dan sayuran melimpah.

Lokasi: Jl. Lombok No.1, Kasin, Kec. Klojen, Kota Malang

13. Depot Pangsit Mie Bromo Pojok

Depot ini wajib dikunjungi bagi penggemar mi. Beroperasi sejak 1984, Depot Pangsit Mie Bromo Pojok menawarkan pangsit mi dengan topping beragam, mulai dari ayam, lada hitam, bakso, siomay, ayam jamur, hingga cumi hitam. 

Harganya terjangkau, mulai dari Rp17.000 per porsi.

Lokasi: Jl. Patimura No.53, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang

14. Rawon Rampal

Rawon Rampal sudah menjadi favorit sejak 1957, termasuk bagi public figure yang ingin menikmati rawon terenak versi Tasteatlas. 

Restorannya sederhana namun nyaman, dan lokasinya strategis dekat stasiun. 

Rawon disajikan dengan tungku kayu bakar, kuah pekat dari kluwek, dan daging potongan besar sehingga puas saat disantap.

Lokasi: Jl. Panglima Sudirman No.71A, Klojen, Kec. Blimbing, Kota Malang

15. Depot Gang Djangkrik

Beroperasi sejak 1960, Depot Gang Djangkrik adalah restoran Chinese legendaris di Malang yang tetap mempertahankan rasa autentik sejak dulu. 

Sebagai restoran nonhalal, menu babi seperti Bakcang babi wajib dicoba karena ukuran besar dan cita rasanya khas.

Lokasi: Jl. Kawi Atas No.26 Gading Kasri, Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang

Sebagai penutup, itulah sederet kuliner legendaris yang wajib dicoba bagi siapa saja yang ingin menikmati cita rasa autentik di kota apel ini, rekomendasi makanan di malang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index